Pengusaha Diincar Dispenda Samarinda

-Ilustrasi
 

SAMARINDA : PENGUSAHA jadi incaran Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Samarinda untuk menyokong kas kota. Sebelum ini mereka sudah melakukan pendekatan kepada pelaku bisnis di sektor restoran, hotel, hingga notaris.

“Kami sosialisasikan mengenai wajib pajaknya, yaitu 10 persen dari penghasilannya dalam setahun,” Kepala Dispenda Samarinda Hermanus Barus, kemarin (25/10). Tidak hanya itu, dia juga telah memanggil pihak dari tempat hiburan di Samarinda untuk menyampaikan hal serupa.

“Selanjutnya akan kami panggil dari pengusaha catering, bahkan camat dan lurah akan kami panggil untuk membantu kinerja kami,” tutur Hermanus.

Sementara ini, lanjut dia, pajak hotel dan restoran sudah langsung dipungut pihak pengusaha, melalui pembayaran para konsumen. “Yang pasti 10 persen dari penghasilan harus dibayarkan ke pajak. Kami akan terus lakukan sosialisasi terkait ini,” tegasnya.

Meminjam data Dispenda Samarinda, hingga Oktober, dari target pendapatan asli daerah (PAD) senilai Rp 476 miliar, baru terealisasi Rp 350 miliar. Sementara khusus dari sektor restoran, dari target Rp 41 miliar, baru tercapai Rp 33 miliar di antaranya.