Dispenda Warning Wajib Pajak, Ini yang Disasar Rangkul Kejaksaan Selesaikan Tunggakan

SAMARINDA – Waktu bagi Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Samarinda meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sisa sepekan. Berbagai sektor yang dianggap potensial terus digenjot. Utamanya pajak restoran dan perhotelan.

Target PAD sebesar Rp 470 miliar dan baru tercapai Rp 370 miliar. “Untuk sisa waktu ini, kami menagih setiap hari untuk para wajib pajak,” tutur Hermanus Barus, kepala Dispenda Samarinda.

Selain dengan menagih, Hermanus telah menyerahkan setidaknya dua wajib pajak pada kejaksaan untuk dilakukan penagihan. Hal tersebut lantaran wajib pajak masih menunggak kewajibannya. “Daripada bingung, mending saya serahkan saja biar diproses. Ini akan berlaku pada wajib pajak lainnya yang mucil,” jelasnya.

Sayang, dia tidak dapat menyebutkan sektor mana yang telah diserahkan ke kejaksaan. Pasalnya, pihaknya masih mempelajari wajib pajak yang lain. “Tidak menutup kemungkinan akan bertambah,” papar dia.

Dia menyebutkan, sektor yang targetnya tidak tercapai merupakan pajak bumi dan bangunan (PBB). Sebab itu, dia bahkan sempat memanggil para camat dan lurah untuk membantu lakukan pengawasan.

Sementara itu, Camat Samarinda Utara Syamsu Alam menyebutkan, pihaknya tengah mewacanakan setiap pengurusan di kecamatan diharuskan membawa bukti dari PBB. “Tapi, itu belum ada payung hukumnya. Kalau saja ada, bisa langsung diterapkan,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website